title

3.2. Memetakan Data Spasial

Tujuan: mengetahui beberapa pilihan dalam memetakan data spasial termasuk diantaranya menampilkan data spasial berdasarkan atribut, pewarnaan poligon dan garis luar dan pembagian area window plot.

Syarat:

  • Mempunyai data latihan hasil dari pengunduhan pada Project_02, yaitu data batas administrasi kecamatan pada Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Jika belum mempunyai data ini, sila baca: Mengunduh dan Mengekstrak file SHP.
  • Telah terinstal paket GISTools, jika belum maka baca instalasi GISTools.

Jika syarat telah terpenuhi maka dapat segera dimulai Project_03 ini, dan dalam pengerjaan kali ini tidak diperlukan koneksi internet.

Langkah pertama adalah menyiapkan lingkungan RStudio dengan melakukan pembersihan variabel dan window plot. Lalu tentukan folder kerja. Script dapat dimulai dengan:


# === MEMULAI R
rm(list=ls()) # Menghapus semua dataset dan variabel
graphics.off() # Menutup semua grafik

# Menentukan folder kerja
setwd("D:/_randmm/project03")
getwd() # Periksa direktori kerja
list.files() # Periksa file pada direktori kerja
# ===

Unggah paket GISTools, dan data batas administrasi kecamatan Kabupaten Karawang sebagai KW_kec. Buat satu object baru yaitu KW_kec.outline untuk menyimpan data batas luar dari polygon.


# Unggah paket GISTools dan utils
library(GISTools)

# Unggah data kedalam object
KW_kec <-readShapePoly("karawang_admkec")
KW_kec.outline <- gUnaryUnion(KW_kec, id=NULL)

Untuk membuat batas luar dari polygon digunakan fungsi gUnaryUnion(), fungsi ini untuk merge, dan akan dibahas lebih detil pada pembahasan di-Project lain.

Langkah berikutnya adalah mengatur plot untuk data KW_kec dan KW_kec.outline.

# Pengaturan plot data
plot(KW_kec, col="yellow", bg="wheat", lty=2, border="blue")
plot(KW_kec.outline, lwd=3, add=TRUE)

Selanjutnya adalah plot untuk layer spasial. kita gunakan fungsi plot() pada kedua object spasial kita, yaitu KW_kec dan KW_kec.outline.


plot(KW_kec, col="yellow", bg="wheat", lty=2, border="blue")
plot(KW_kec.outline, lwd=3, add=TRUE)

Kita dapat menambahkan keterangan judul peta, baik berupa judul utama maupun subjudul.


title(main = "Kabupaten Karawang", font.main=2, cex.main=1.5, sub="dan batas-batas Kecamatan", font.sub=3, col.sub="blue")

Hasil yang didapat adalah seperti dibawah ini:

Hasil plot data batas administrasi kecamatan dan outline dari data keseluruhan.

Hasil plot data batas administrasi kecamatan dan outline dari data keseluruhan.

Simpan file script dengan nama Project_03_2.R.

.

Plot data spasial dalam dua bagian window

Selanjutnya adalah membagi window plot menjadi dua bagian, yaitu dalam satu baris menjadi dua kolom. Kemudian kita plot dua hal yang berbeda yaitu data dengan batas kecamatan dan hanya garis terluarnya saja.


# Menentukan bagian window plot (satu baris dan dua kolom)
par(mfrow=c(1,2))
# menentukan margin
par(mar = c(2,0,3,0))

# Plot pertama pada baris pertama kolom pertama
plot(KW_kec, col="yellow", bg="wheat", lty=2, border="blue")
title("Kecamatan di Kabupaten Karawang")

# Plot kedua pada baris pertama kolom kedua
plot(KW_kec.outline, lwd=3, col="wheat", bg="grey")
title("Kabupaten Karawang")

# Reset kembali window plot
par(mfrow=c(1,1))

Dari proses diatas kita dapati hasil sebagai berikut:

Hasil plot pada window yang telah dibagi menjadi 1 baris 2 kolom.

Hasil plot pada window yang telah dibagi menjadi 1 baris 2 kolom.

Simpan kembali script dengan nama Project_03_2.R.

Script lengkap dan prosesnya dapat dilihat pada laman Project_03_2.html.


Referensi fungsi:

 

Advertisements